Deskripsi
Halo #RekanEasyWare! 👋
Lagi bingung pilih antara modul MAX30100 yang warna hitam atau hijau? Meskipun keduanya menggunakan chip yang sama, ada perbedaan penting pada tata letak komponen yang bisa mempengaruhi kemudahan penggunaan dan akurasi proyekmu.
Berikut adalah perbandingan detailnya untuk membantu kamu memilih:
Catatan:
– Foto didapat dari website resmi produk tersebut.
– Secara fungsi sama, hanya beda ukuran dan warna pcb. Disesuaikan dengan kebutuhan dan selera.
Fitur Unggulan MAX30100:
-
✅ Complete Sensing Solution: Menggabungkan dua LED (Merah & Infrared), fotodetektor, dan pengolah sinyal analog dalam satu chip mungil. ✨
-
✅ Ultra-Low Power: Didesain khusus untuk perangkat wearable, baterai proyekmu bakal awet jauh lebih lama. 🔋
-
✅ I2C Interface: Hanya butuh 2 pin data (SDA/SCL) untuk berkomunikasi dengan mikrokontroler. 🤝
-
✅ Integrated Ambient Light Cancellation: Membantu memfilter gangguan cahaya dari lingkungan sekitar agar pembacaan lebih fokus pada jari. 🛡️
-
✅ Programmable Sample Rate: Kamu bisa mengatur seberapa sering sensor mengambil data untuk menyeimbangkan antara akurasi dan penggunaan daya. 📊
Spesifikasi Teknis Utama:
-
Chipset: MAX30100 (Integrated Pulse Oximeter & Heart-Rate Sensor) 💎
-
Tegangan Kerja: 1.8V hingga 3.3V DC (Gunakan 3.3V untuk Arduino/ESP32) ⚡
-
Interface: I2C Digital Interface 📍
-
Konsumsi Arus: 1200µA (Sangat hemat daya) 🔋
-
Fitur Sensor: Ambient Light Cancellation & 16-bit ADC ⚙️
Tips Pro Untuk #RekanEasyWare:
Hati-hati Tegangan I2C: Banyak modul MAX30100 di pasaran memiliki jalur I2C yang ditarik (pull-up) ke 1.8V secara internal. Jika kamu menggunakan Arduino 5V, kamu mungkin perlu memotong jalur pull-up bawaan modul dan menggunakan resistor pull-up eksternal ke 3.3V agar komunikasi data lancar tanpa merusak sensor. 💡


Belum ada ulasan untuk produk ini.
Jadi #RekanEasyWare pertama yang berbagi pengalaman!