Deskripsi
Halo #RekanEasyWare! 👋
Mau membuat proyek monitoring daya listrik rumah, mendeteksi kestabilan tegangan PLN, atau merancang sirkuit smart energy meter? ZMPT101B AC Voltage Sensor Module adalah modul trafo isolasi presisi tinggi yang sangat aman dan andal untuk membaca sinyal tegangan AC hingga 250V menggunakan mikrokontroler!
Deskripsi Produk
ZMPT101B AC Voltage Sensor adalah modul sensor pembaca tegangan AC satu fase (single-phase) yang mengintegrasikan transformator mikro mikro-potensial serta rangkaian penguat operasional (op-amp circuit) berpresisi tinggi. Modul ini mendeteksi gelombang sinus tegangan listrik AC (seperti listrik PLN 220V) dan mengubahnya menjadi output sinyal analog linear yang aman untuk diproses langsung oleh pin ADC Arduino, ESP32, maupun Raspberry Pi.
Kenapa Harus Pakai Produk Ini?
-
Isolasi Galvanis Aman: Memiliki trafo isolasi internal, artinya sirkuit tegangan tinggi AC 220V terisolasi secara fisik dari sirkuit tegangan rendah mikrokontroler kamu. Ini sangat penting demi keamanan komponen digital dan keselamatan kamu saat melakukan pemrograman.
-
Output Gelombang Sinus Aktif: Hasil konversi dari sirkuit op-amp bawaan memancarkan output berupa gelombang sinus analog murni dengan titik tengah (DC offset) sebesar 1/2 VCC, sehingga kamu bisa menganalisis nilai RMS maupun bentuk gelombang penuh menggunakan mikrokontroler.
-
Potensiometer Kalibrasi Bawaan: Dilengkapi dengan multi-turn trimmer potensiometer untuk mengatur amplitudo penguatan (gain) output analog, memudahkan kamu melakukan kalibrasi nilai pembacaan sirkuit secara akurat.
Spesifikasi Teknis Utama:
-
Chip Transformator: ZMPT101B High-Precision Micro Voltage Transformer 💎
-
Tegangan Input Maksimal: 0 – 250V AC (Sangat aman untuk listrik PLN 220V) ⚡
-
Tegangan Supply Modul (VCC): DC 5V hingga 30V 🔌
-
Sinyal Output: Analog Sine Wave (Output amplitudo dapat disesuaikan) 📊
-
Titik Tengah Gelombang (Median): 1/2 dari Tegangan VCC 📍
-
Dimensi Fisik PCB: Sekitar 49.5 mm x 19.4 mm (Sangat ringkas) 📏
Tips Pro Untuk #RekanEasyWare:
⚠️ PENTING: Selalu berhati-hati saat menguji modul ini karena terminal inputnya terhubung langsung dengan tegangan tinggi listrik AC 220V!
Saat dihubungkan ke Arduino (VCC = 5V), dalam kondisi stand-by tanpa input AC, pin OUT akan mengeluarkan tegangan DC konstan sebesar 2.5V (1/2 VCC). Ketika input AC diberikan, output analog akan mulai berosilasi naik-turun membentuk gelombang sinus (antara 0V hingga 5V). Jika gelombang sinus pada grafik Serial Plotter kamu terlihat terpotong (clipping atau terdistorsi) di bagian atas/bawah saat amplitudo dinaikkan, putarlah potensiometer berlawanan arah jarum jam untuk mengecilkan gain, atau naikkan tegangan VCC input modul secara proporsional. 💡




Belum ada ulasan untuk produk ini.
Jadi #RekanEasyWare pertama yang berbagi pengalaman!